Timnas Indonesia Tumbang 0-2 dari Argentina, Kepolisian Perketat Pengamanan Pintu Keluar Stadion Utama Gelora Bung Karno


Penulis : Erwin Nathan Gunawan

JAKARTA - Pihak kepolisian terlihat memperketat pengamanan usai pertandingan antara Tim Nasional Indonesia bersua Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam (19/6/2023). Pada laga tersebut, Timnas Indonesia tumbang 0-2 oleh Argentina pada pertandingan FIFA Matchday 2023.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat kepolisian dari satuan Brimob mengamankan penonton usai laga tersebut. Satuan Brimob dengan pakaian lengkap pengaman, memberikan jalan keluar bagi pengunjung ke arah pintu keluar.

Selain itu, supporter yang kompak memakai baju berwarna merah terlihat perlahan meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno dengan tertib.

Salah satu supporter yakni Riyan (23) asal Bogor, merasa aman dengan penjagaan polisi yang ketat dalam laga Indonesia melawan Argentina hari ini.

"Cukup ketat penjagaannya, dari pas antrean masuk hingga keluar diarahkan dengan tertib," ujarnya saat ditemui, Senin (19/6/2023).

Seperti diketahui, dalam pertandingan bertajuk FIFA Matchday itu Timnas Indonesia menurunkan kekuatan terbaiknya. Namun, pasukan Garuda harus kebobolan lewat gol berkelas dari Leandro Paredes pada menit ke-38 sehingga membuat La Albiceleste unggul 0-1 di babak pertama.

Lalu, Timnas Argentina kembali mencetak gol keduanya di menit ke-55 aksi dari Cristian Romero lewat sundulannya yang tidak mampu dibendung Ernando Ari, sehingga membuat skor berubah menjadi 0-2 milik Argentina hingga akhir laga.

Hasil itu pun membuat Timnas Indonesia gagal naik ke peringkat 148 dunia dalam ranking FIFA, sehingga posisinya tertahan di peringkat 150 dunia. Sedangkan Timnas Argentina masih bertengger di peringkat satu dunia dalam ranking FIFA.

Postingan populer dari blog ini

Potret Terbaru Mall Plaza Jambu Dua Bogor Usai Renovasi, Makin Kece dan Megah

Pasar Merdeka Kebon Jahe, Surganya Barang Onderdil Mobil dan Motor di Bogor

Usai Bertahun-tahun Mandek Skripsi, Sosok Wartawan di Bogor Ini Akhirnya Bakal Sanding Gelar Sarjana