Potret Baju Berlumuran Darah dan Patung Kapten Muslihat di Museum Perjuangan Bogor


Penulis : Erwin Gunawan

METROPOLITAN.ID - Bogor selalu kaya akan segala wisata dan sejarahnya, salah satunya Museum Perjuangan Bogor yang sampai saat ini masih menyimpan bukti-bukti perjuangan Kapten Muslihat yakni berupa patung dan baju yang berlumuran darah dalam perlawanannya terhadap tentara Inggris guna mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tanah Bogor.

Museum Perjuangan Bogor selain sebagai tempat yang bersejarah museum ini juga bisa anda jadikan opsi untuk pergi berwisata bersama keluarga sambil kembali belajar mengingat tentang sejarah Bogor, lokasinya berada di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Ya seperti diketahui, sosok kapten yang memiliki nama lengkap Tubagus Muslihat itu merupakan salah satu pejuang di masa kemerdekaan.

Sang kapten yang lahir pada 26 Oktober 1926 di Pandeglang, Banten itu adalah anak dari Tubagus Djuhanuddin seorang kepala Sekolah Rakyat yang saat itu sedang mendapat tugas di Bogor.

Tidak banyak orang yang mengetahui kisah heroik sang Kapten Muslihat yang gugur di usia sangat muda, yakni 19 tahun saat berjuang untuk kemerdekaan kala itu.

Pada saat itu, Kapten Muslihat yang tengah berjuang melakukan perlawanan mengusir tentara Inggris bersama pasukannya di Bogor harus tumbang di usia 19 tahun tepatnya pada tanggal 25 Desember 1945.

Kapten Muslihat yang kala itu dengan gagah dan lantangnya melakukan perlawanan berhasil menumbangkan sebagian tentara Inggris.

Namun, ditengah upayanya itu tiba-tiba sebuah timah panas menembus perut Kapten Muslihat.

Kendati demikian, semangat dan perjuangannya tidak runtuh begitu saja. Ia tetap berdiri dan kembali menembaki para penjajah Inggris.

Selepas itu, lagi dan lagi timah panas untuk kedua kalinya yang kali ini kembali menembus bagian pinggang Kapten Muslihat sehingga membuat dirinya harus tumbang di medan peperangan dengan baju yang berceceran darah pada usia 19 tahun.

Sejak saat itu, lokasi pertempuran yang membuat Kapten Muslihat gugur di medan peperangan kini diberi nama Jalan Kapten Muslihat yang lokasinya berada di sekitaran Taman Topi.

Selain itu untuk mengenang jasa sang kapten, Museum Perjuangan Bogor juga menyimpan baju putih berlumuran darah yang dipakainya saat berperang melawan tentara Inggris.

Menurut pemaparan Bunyamin atau yang akrab dipanggil Ben seorang relawan yang menjaga Museum Perjuangan Bogor dari dulu hingga saat ini, ia menyebut bahwa baju yang dipakai sang Kapten Muslihat saat berperang dengan bercucuran darah itu tidak boleh untuk di bersihkan.

"Ini ada baju dan juga patung Kapten Muslihat, ini bajunya tidak boleh di cuci, kenapa? sebagai saksi sejarah," ujarnya kepada Metropolitan.id di lokasi Museum Perjuangan Bogor, Selasa, 14 Mei 2024.

Ia pun menambahkan, bahwa sampai kapanpun baju yang awalnya berwarna putih dan menjadi merah karena darah itu harus tetap seperti itu warnanya.

"Jadi sampai kapan pun harus seperti itu warnanya, tujuannya apa? agar kita terus mengingat perjuangan pahlawan-pahlawan yang gugur saat itu," jelasnya.

Sekadar informasi, bagi anda yang ingin berwisata sambil belajar sejarah rasa-rasanya mungkin bisa mampir ke Museum Perjuangan Bogor ini yang letaknya berada di Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Untuk jam operasionalnya, Museum Perjuangan Bogor ini buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sedangkan untuk harga masuknya, pengunjung hanya dikenakan Rp. 10 ribu per orang.


Postingan populer dari blog ini

Potret Terbaru Mall Plaza Jambu Dua Bogor Usai Renovasi, Makin Kece dan Megah

Pasar Merdeka Kebon Jahe, Surganya Barang Onderdil Mobil dan Motor di Bogor

Usai Bertahun-tahun Mandek Skripsi, Sosok Wartawan di Bogor Ini Akhirnya Bakal Sanding Gelar Sarjana